Tampilkan postingan dengan label modifikasi montor yamaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label modifikasi montor yamaha. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Oktober 2012

Modifikasi Yamaha Scorpio 2013 2014

Ari Bowo bosan dengan tampilan besutan supermoto. Kini dia banting setir ke aliran café racer yang saat ini sedang happening. Mengandalkan Yamaha Scorpio standar, rangka bawaan motor langsung diacak-acak.

Sekilas memang rangka yang diaplikasi Scorpio  dengan tampilan café racer ini tidak banyak ubahan. “Rangka standar harus dibikin lebar agar lengan ayun bawaan KTM Duke 990 bisa dipasang,” ujar Ari Suprianto, builder dari rumah modifikasi Protechnic di Rempoa, Tangerang Selatan.

Pengerjaan sasis sedikit rumit lantaran lengan ayun yang dipilih Bowo mengandalkan copotan dari KTM Duke 990. Dimensinya lebih besar dan lebar dari lengan ayun standar Yamaha Scorpio. “Dia enggak mau swing arm langka ini kena bubut. Makanya sasis yang mengalah, menyesuaikan lengan ayun Duke,” jelas Ari.

Biar lengan ayun ini bisa dipasang, areal rangka harus dibikin lebih lebar dimensinya. Bentuk secara keseluruhan memang mengikuti aslinya Yamaha Scorpio, tapi mulai dari areal komstir ke bagian rangka bawah sudah dicustom ulang.

“Lebar breket dudukan lengan pada rangka dibikin lebih melar, menyesuaikan lubang baut lengan ayun KTM Duke 990. Dibikin lebar sekitar 5 cm,” lanjut Ari yang kudu mengatur ulang rangka agar jangan sampai miring saat roda dipasang.
Nah, buat suspensi depan juga tidak lagi mengandalkan bawaan Yamaha Scorpio, oleh Bowo yang berprofesi sebagai Dokter diganti dengan copotan dari limbah Honda CB1000. “Modelnya soknya sengaja masih teleskopik buat mengejar kesan klasik. Cuma agar lebih kekar pakai diameter sok yang lebih besar,” urai Bowo.

Paling sip, bodi bergaya café racer yang dipakai mengandalkan satu set dari motor balap jadul Norton asal Inggris. Satu set tangki dan buntut yang meyerupai tawon ini berasal dari bahan fiberglass.

“Berhubung saat dipasang ke rangka dudukan tangki terlalu kecil, makanya tangki dan juga buntutnya dibelah bagian tengahnya untuk dibikin lebih lebar lagi,” jelas mekanik ramah ini.
Untuk meningkatkan akselerasi, bagian mesin juga ikutan kena jarah, seperti areal karburator sudah diganti dengan pengabut aftermarket Keihin PWK 28. Suara knalpot juga makin menggelegar setelah dipasang silencer racing carbon berlabel Gytr. Berpadu dengan leher knalpot stainless steel bikinan pengrajin knalpot lokal.

Meskipun aroma besutan balap jadul sangat kental terasa, namun Bowo tetap patuh dengan aturan lalu lintas. Seluruh kelengkapan safety tetap dipasang, mulai dari sein depan dan belakang sampai kaca spion yang nempel di ujung setang. "Biar aman di jalan dan enggak ada urusan tilang dengan Pak Polisi," tutupnya. Setuju Dok..! (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Dunlop 120/60-17
Ban belakang : Dunlop 180/70-17
Upside down  : Honda CB 1000
Gas spontan : Magura
Protehnics : 0857-739-444-7


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Xeon 125 2013 2014

Karya Topo Goedel Atmojo dari Tauco Custom sudah lama enggak nampang di MOTOR Plus. Ini kali berani tampil mengandalkan garapan terbarunya, Yamaha Xeon 125 yang sudah dibuat big skuter.

“Sebetulnya kebutuhan dari customer. Untuk kepentingan pembuatan iklan salah satu minuman ringan,” jelas Topo yang bengkelnya terletak di Jl. Kebagusan, Jakarta Selatan.

Untuk membuat bodi Xeon jadi gambot seperti ini, Topo mengandalkan motor pribadinya yang rela diacak-acak. Apalagi waktu yang diberikan untuk pengerjaan terbatas, enggak sampai 1 bulan.

Untuk memangkas waktu pengerjaan, Topo mengandalkan rangka standar Mio yang dipotong-potong. “Keseluruhan bodi detailnya meniru bodi Yamaha Majesty yang dimensinya sudah besar,” lanjut Topo. Untuk bodi, seluruhnya mengandalkan pelat galvanis yang sudah jadi ciri Tauco Custom sejak awal.

Bodi depan sengaja dibuat lebih besar, kalau diamati mengikuti kepala ikan louhan. Dipadu lampu depan dan belakang standar Xeon. “Jadi, desain bodi seluruhnya menyesuikan lampu Xeon biar masih bisa dipasang,” ujar Topo lagi.

Biar kaki belakang lebih mundur sesuai ciri big skuter, harus membuat dudukan mesin baru. Enggak tanggung, perangkat undur-undur panjangnya 45 cm. Berpadu dengan kedua roda yang mengandalkan tapak lebar. “Pakai pelek racing mobil yang sudah dimodifikasi,” ujarnya.
Untuk kaki-kaki, biar lebih mumpuni sok depan mengandalkan copotan limbah Piaggio. Buat sok belakang dibuat tunggal, mengandalkan monosok variasi Jupiter MX. “Lumayan masih bisa bekerja meskipun bodi motor sebesar ini,” lanjut bro yang mengandalkan kelir oranye berpadu putih yang disiram pernis berlabur gliter. Jadi, tunggu penampakan iklannya.
(motorplus-online.com)

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 110/70/14
Ban belakang : Swallow 140/70/14
Knalpot : Kwangen Product
Setang : Kawasaki Ninja
Tauco Custom : 0856-8380209


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Scorpio 2013 2014

Dibawah ini ada modifikasi dari motor Scorpio Z dengan gaya Ben Spies Yamah Factory Racing MotoGP, dimana memang sangat maximal sekali gaya modifikasinya. Lihat dibawah ini bersama.

Yamaha Scorpio Z 2011
Suasana MotoGP tidak hanya menyentuh penggila olahraga pacu memacu kuda besi. Masyarakat umum-pun kerap mengikuti perkembangan balapan paling bergengsi sedunia itu. Apalagi selain piawai membetot gas, para rider yang berlaga juga memiliki paras ganteng. Karena itu, kecintaan pemilik motor akan ajang balap MotoGP kerap diaplikasikan kepada tunggangan harian pribadi. Umumnya, selain Yamaha Vixion motor yang sering dioprek agar menyerupai tunggangan Jorge Lorenzo adalah Scorpio Z. Selain tampilan yang kekar, speed yang dibenamkan cukup mumpuni yakni 225cc.

Atas dasar kecintaan pada motor keren yang sering berlalu-lalang dilintasan sirkuit, Angga lalu berinisiatif merombak total motor kesayangan. Tidak perlu mencari referensi lain, lelaki murah senyum itu ingin Yamaha Scorpio Z rilisan tahun 2011 miliknya sama persis dengan tunggangan Ben Spies. Apalagi Spies dan Lorenzo pernah memakai motor warna putih sebagai simbol 50 tahun keikutsertaan Yamaha di ajang MotoGP. Warna putih dinilainya cocok untuk kelir kuda besinya. Selain itu, konsep Yamaha R6 atau M1 memang selalu mendapat tempat dihati pemilik motor sport.

Adalah ARM Motor yang dirujuk sebagai sarana merias tunggangan. Butuh dana sampai 17 juta rupiah agar menyerupai motor impian. Sementara, waktu yang dibutuhkan hanya tiga minggu. Walau kaki-kaki dan bodi berubah total, namun tidak demikian pada dapur pacu. Pasalnya, kecepatan Scorpio Z dinilai sudah cukup untuk menopang motor dengan tampilan baru tersebut. Selain itu, bahan dasar bodi yang dibuat dari serat fiber tidak mempengaruhi bobot asli motor bawaan pabrik. Hampir semua onderdil diganti sesuai kebutuhan serta aksesoris pemanis juga turut disematkan.

”Hasilnya keren dan sesuai dengan keinginan saya. Walau memakan bajet sampai 17 juta rupiah namun saya tidak mempermasalahkan karena motor impian saya bisa diwujudkan. Sejauh ini belum ada yang perlu ditambahkan dan saat dikendarai motor cukup nyaman,” paparnya, kepada Motodream kemarin. Kendati secara tampilan sudah melampaui ekspektasi, namun Angga tidak tertarik untuk mengikuti kontes yang saat ini kerap digelar. Pasalnya, motor yang dirias memang hanya digunakan untuk keperluan aktivitas sehari-hari. Selain itu, mengikuti kontes hanya untuk orang atau modifikator yang mengincar juara atau titel tertentu.

SPESIFIKASI SCORPIO Z 2011
Ban depan: Corsa 100/70-17 (Rp 250 ribu)
Ban belakang: Corsa 150/100-17 (Rp 375 ribu)
Bodi: Paket (Rp 8,5 juta)
Piringan cakram depan: ZOX (Rp 150 ribu)
Disc Belakang: Tiger Revo (Rp 800 ribu)
Mesin: Standar
Velg depan/belakang: Power (Rp 1,1 juta)
Footstepdepan: Ninja 250 (Rp 2,1juta)
Footstep belakang: Ninja 250 Bikers (Rp 1,7 juta)
Knalpot: Yoshimura (Rp 2,1 juta)
Handlerem: Ride it (Rp 175 ribu)
Grip gas: DBS (Rp 50 ribu)
Total Biaya: Rp 17 juta
Lama Pengerjaan: 3 Minggu

 sumber : http://otomamia.blogspot.com

Modifikasi Yamaha Byson 2013 2014

Yamaha byson mempunyai body yang bisa dikatakan gede, namun ternyata jika kita sudah manaikinya terasa ringan untuk dikendarai. Desainnya menarik, besar, inovasi yang elegan dari yamaha. tanpa di modif pun sebenarnya motor ini sudah tampil seperti motor balap, ducati dll. Tapi apa jadinya yah jika montor byson ini di modifikasi, pastinya tambah lebih ingin kita mengendarainya. Mari kita lihat bersama saja.

Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren) infoinfo unik




Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren) infoinfo unikModifikasi Byson -Tiga gambar diatas memperlihatkan model modifikasi yang ekstrim denganmenambahkan modifikasi fairing milik Yamaha R15 pada motor byson.

Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)
Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)
Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)
Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)
Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)
Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)

Foto-foto Modifikasi Motor Yamaha Byson (Simple Tapi Keren)Modifikasi Byson - Dari gambar di atas memang tampak terlihat kalau tidak banyak yang dapat dilakukan modifikasi dengan motor Byson, paling banyak hanya bermain dengan warna, swing arm, pelek dan lampu depan.
sumber : http://otomamia.blogspot.com

Modifikasi Yamaha Nouvo 2013 2014

Ahmad Zaelani fokus modif Yamaha Nouvo lansiran 2002 miliknya ini buat ikut kontes modifikasi. Terutama buat tarung di kelas fashion advance. Maka itu, beberapa jurus dikeluarkannya.

Wah, kenapa di Skubek Contezt 2012 gak muncul, cuy! “Waktu itu, ‘lele’ ini belum sepenuhnya jadi. Makanya enggak ikut,” sebuat pria yang tinggal di Condet, Jakarta Timur itu. Owhhh...

Nouvo model seperti ini memang tren disebut Nouvo lele. Mungkin karena headlamp-nya yang menyerupai mulut lele yang lebar. Nah, buat tarung di kontes, Ahmad membekalinya lewat ubahan dibagian pengereman.

Alasannya sih, agar lebih safety. Padahal, doi pun jarang bejek habis grip gas sampai sentuh kecepatan penuh tuh! Hmmmm...

Buat rem depan, pria 30 tahun ini aplikasi model dobel cakram. Cara pemasangannya dibuat lebih simpel. “Beli dua tabung sok variasi buat Nouvo. Jadi, yang dipakai bagian kanan semua. Bagian kiri nganggur,” sebut Ahmad yang proses pengerjaannya dibantu Dodot Paint Concept (DPC) di Jl. Raya Condet No. 14, RT 01/ 02, Bale Kambang, Jakarta Timur.

Bermodal tabung sok itu, bagian kaliper kanan tetap pakai milik Nouvo. Tapi, buat sebelah kiri, aplikasi milik Honda Vario. Dipilih punya Vario, karena kaliper dan cakram skubek Honda itu memang berada di kiri. Jadi, gak perlu ubah jalur lagi. Paling hanya beli atau bikin braket buat pegangan kaliper saja.

Tak ubahnya rem depan, peranti cieet buat buritan juga dibikin dobel. Malah, diameter cakramnya dibuat beda. “Kalau sisi kanan pakai punya Nouvo. Tapi, buat cakram kiri pakai punya Ninja 150,” sebut Ahmad yang juga dibantu Rahmat Hidayat dari workshop Sepele Kale di Condet, Jakarta Timur.

Buat proses pemasangannya, kita bedah satu persatu ya. Mulai dari sisi cakram kanan. Buat pasang disc Nouvo ini, sisi luar teromol pelek kudu dipapas sekitar 3 mm. Setelah itu, dibikin lubang buat pegangan cakram dan pelek.

Sedang di sisi kiri, sedikit lebih sulit. Ahmad kudu membolongi lubang di palang pelek buat dudukan cakram. Karena pakai pelek Nouvo Z, ada 5 palang yang dilubangi buat pasang cakram.

Setelah dilubangi, jarak antara cakram dan pelek juga diganjal bushing dengan panjang 4 cm. “Lewat bushing ini, posisi kaliper pun bisa ditarik lebih keluar,” aku Ahmad.
Sebagai finishing, pria ramah ini menutup lewat permainan cat dan variasi. Buat kelir kinclong seperti pelek dan behel, ada teknik khusus. Part dipoles atau dikrom lebih dulu, setelah itu dicat pakai tipe candy. Semoga menang!.  (motorplus-online.com)

sumber : http://motorplus.otomotifnet.com

Selasa, 09 Oktober 2012

Modifikasi Yamaha Byson 2013 2014

 
Kemal Ahmad alias Deden selalu ingin mengubah Byson miliknya yang sering dipakai turing bareng Byonic Chapter Yogyakarta (BCY). Sebelum berkelir hitam Sikkens plus garis kelir gold dan ubahan kaki-kaki, Byson Deden sudah dicat abu-abu. Padahal Byson baru sehari dari dealer.

Sekarang dibikin lebih kinclong lagi dengan kaki-kaki kekar. “Tampilannya masih kurang garang. Enggak puas mesti diubah lagi,” aku Deden terus terang dan terang terus.

Konsep modifikasi Byson milik Deden sih enggak neko-neko. Ubahan enggak perlu potong sasis. Deden cukup menanam karburator PE28 ori milik Honda NSR 150SP. Tapi, urusan kaki-kaki Deden lumayan punya selera. “Pelek belakang sebelumnya pakai Yoshimura ukuran 4,50x17.

Sekarang Ride It lebih lebar tapi khusus Byson. Saya ganti karena lebar swing arm Byson masih memungkinkan pakai ukuran segitu,” bangga owner bengkel jip Den’s Pro, Jogja ini.

Oh ya satu lagi, suspensi depan diganti. Sekarang pakai upside-down Ohlins yang ditebus Rp 4 juta. Kata pria 42 tahun itu, handlingnya makin mantap. “Tapi, enggak terasa. Total sudah habisin uang Rp 19 juta buat nutup ketidakpuasan ini,” bisiknya.  (motorplus-online.com) 

DATA MODIFIKASI
Ban depan: Battlax 120/60-17
Ban belakang: Battlax 160/60-17
Pelek depan: Yoshimura 3,50x17
Pelek belakang: Ride It 5,00 x 17
Modifikator: Den’s Pro 08195555599


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Tenere XT660Z 2013 2014

Spesifikasi standar sudah cukup untuk taklukan Ring of Fire Adventure stage 2
Yamaha Indonesia tidak main-main perihal dukungannya terhadap tim Ring of Fire Adventure (RoFA). Buktinya, Yamaha mendatangkan 5 buah Yamaha Tenere XT660Z ABS dengan spesifikasi Eropa. Selain itu ada juga 2 buah Yamaha Scorpio Z sebagai pendamping dari Yamaha Tenere.

Agar memudahkan perjalanan, modifikasi kedua tipe motor ini pun harus dilakukan. Mengingat rute yang ditempuh sangat menantang. Rombongan yang dipimpin oleh Youk Tanzil akan melintasi kota-kota pulau di Sulawesi dan Maluku.

Start pada 8 April 2012 mendatang, rute yang dilalui mulai dari Makassar–Maros–Banti Murung–Tana Toraja–Suroako–Kendari–I. Muna–Pulau Buton–Poso–Tanjung Api–Palu–Gorontalo–Tomohon–Manado–Bitung.

Lalu ke Maluku. Mulai dari Ternate–Halmahera-Pulau Morotai–Tidore–Bacan–Ambon–Pulau Buru–Pulau Seram–Pulau Saparua–Pulau Banda Naira–menyebrang ke Surabaya dan finish di Jakarta.

Sebelumnya RoFA telah sukses dengan ekspedisi fase pertama yang dilakukan pada April 2011 lalu. Saat itu, selama 55 hari tim RoFA menempuh rute Kupang-Timor dengan total jarak 6.000 km. Tim ini juga melalui 9 provinsi dan 5 gunung berapi.

Yuk kita lihat detail modifikasinya. Mulai dari Yamaha Tenere XT660Z ABS. Motor ini mengusung mesin 1 silinder 660cc, mesin SOHC 4 klepnya memiliki torsi besar. Yamaha mengklaim 58 Nm di 5.500 rpm. Sedang powernya mencapai 48 PS pada 6.000 rpm.
Cuma ditambah boks bagasi dan perangkat navigasi
Jarak main suspensinya juga panjang, mirip motor trail. Sokbraker teleskopik di depan mampu bergerak sejauh 210 mm. Kombinasi roda depan dan belakangnya juga sdah trail tulen. Ring 21 inci di depan roda depan dan 17 di belakang. Jadi jangan heran jika motor bergenre adventure ini tidak terlalu banyak mengalami rombakan.

”Kami hanya menambahkan beberapa box yang dipasang di samping kiri dan kanan. Box-nya sendiri, kami menggunakan buatan Indonesia yang didisain khusus untuk perjalanan kali ini," jelas Youk Tanzil.

"Selain itu ditambah juga dengan beberapa perangkat elektronik dari Panasonic,” sambungnya. Beberapa piranti navigasi, GPS hingga perangkat komunikasi juga memenuhi panel indikator di depan setang.
 Kaki-kaki banyhak diubah, sok depan sudah pakai upside down dan ganti pelek ring 17 inci
Sedang 2 buah Yamaha Scorpio Z yang ikut serta, butuh lebih banyak modifikasi. Suspensi depan misalnya, diganti upside down dari Showa. Pelek jari-jari ring 17 inci juga menggantikan pelek palang 18 inci bawaan motor.

"Lainnya paling ban diganti menggunakan semi trail. Setang juga diganti pakai punya trail,” jelas Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia. "Sedang mesinnya tidak mengalami modifikasi, karena sudah dirasa cukup untuk menaklukan jalur yang akan ditempuh oleh team Ring of Fire Adventure,” ungkap Indra.

Yamaha Yamaha Scorpio Z sebagai pendamping dari Yamaha Tenere XT660Z ABS akan dipakai oleh 2 rider wanita. "Wanita tidak mungkin menggunakan Yamaha Tenere XT660Z ABS. Karena bobot dan tingginya yang tidak cocok," sambung Youk Tanzil. (motorplus-online.com) 
sumber : http://motorplus.otomotifnet.com   

Modifikasi Yamaha Byson Konsep Yamaha FZ1 2013 2014

Konsep dasar antara Yamaha Byson dan Yamaha FZ1 memang agak mirip. “Makanya untuk mengubah Byson jadi FZ1 hanya perlu penambahan beberapa part yang bersifat bolt on saja,” kata Rudi Gunawan dari Berkat Motor di Jl. Ciledug Raya, No. 1E, Kreo, Ciledug, Tangerang.

Itu yang membuat Nurul Huda, sang pamilik motor ini optimis sebuah tunggangan kesayangan akan jadi lebih sip. Begitu Byson keluar dari dealer, langsung dimodifikasi.
  

Deltabox, bikin konsep makin kekar
Kebetulan setelah browsing, ketemu konsep dari Yamaha FZ1. “Simpel tapi sangar,” jelas Nurul Huda yang berusia 30 tahun dan yang tinggal di Komplek Taman Asri, Ciledug, Tangerang.

Beruntung bagi Huda, begitu doi disapa. Sebab, Rudi Gunawan paham betul kemauan Huda. Konsep FZ1 yang diinginkan, mudah diimplementasikan ke Byson.

Dipilih peranti bolt on, karena Huda tak ingin mengubah ekstrem pacuannya. “Lantaran lewat peranti bolt on saja sudah bisa bagus kok,” timpal Huda.

Sepatbor standar cuma tambah kuping. Single seater tapi bisa dilepas buat boncenger
Mulai dari depan. Buat percantik tampilan sepatbor, part yang berfungsi menahan cipratan air dan kotoran dari ban itu diberi pemanis. Maksudnya, diberi ‘kuping’ tambahan di bagian sisi samping yang bersifat bolt on. Pemasangannya juga tetap diposisikan di lubang baut sepatbor. Jadi, tak perlu braket lagi.

Merembet ke bagian engine, sejatinya FZ1 mengadopsi cover engine bawah. Begitu juga di Byson ini. Cover engine yang terbuat dari bahan fiberglass dipasang sebagai penguat aksen mesin agar tampak lebih besar juga kekar.
Kesan kekar itu makin diperkuat lewat aplikasi part deltabox yang juga terbuat dari serat kaca alias fiberglass. “Deltabox ini mengambil dudukan di cover bodi samping,” timpal modifikator dua anak itu.

Buat sektor buritan, pemakaian cover jok membuat Byson seakan jadi pacuan single seater. “Demi kuatkan konsep sangar, warna dipilih dari FZ1 yang hitam-kuning,” tutup Rudi. Keren! (motorplus-online.com) 

DATA MODIFIKASI
Ban depan : IRC 100/80-17
Ban belakang : IRC 120/80-17
Berkat Motor : (021) 935-17093


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Scorpio 2013 2014

Sekilas soal Joko, doi aktif di klub tempat dia bernaung. Yaitu, Scorpio Wild Adventure Team (SWAT) Jakarta. Makanya, ubahan Yamaha Scorpio miliknya ini  juga menjadi ciri khas sendiri di kalangan teman-temannya. Setidaknya bisa tampil beda dari Scorpio kebanyakan. Katanya dapat menambah rasa percaya diri sebagai anggota klub motor.

Akibat pergaulan dengan banyaknya komunitas, banyak masukan positif diterima. Maka itu, buat bodi pengganti cover standar pun didatangkan dari Purwokerto, Jawa Tengah. So, boleh dong dibilang Modif Antar Kota Antar Propinsi. He..he..

"Saya dikasih tahu teman-teman Yamaha Scorpio V-ixion Club (YSVC) Banjarnegara, bahwa ada bengkel spesialis pembuat bodi fiberglass disana,” jelas Joko, yang bekerja di bidang arsitektur di kawasan Senayan, Jakarta Pusat ini.
Setelah ngobrol panjang dengan pembuat bodi, desain pun dipesan. Setelah bodi fiber pesanan jadi, kemudian dikirim lewat paket melalui jasa pengiriman ke Jakarta. Pesanan sampai, tinggal dirakit ulang di bengkel rekanan club SWAT di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur. Part bodi yang full dibuat di Purwokerto ini meliputi; bodi belakang, kondom tangki dan engine cover.

Untuk area tengah, Joko sengaja pasang pipa tubular agar street fighter kesayangannya ini tampak lebih sangar dan gagah. “Rangka tambahan ini, saya buat di Jakarta. Tinggal order ke tukang las yang sudah biasa garap,” tambahnya.

Desain ‘rangka’ tubular ini, murni kreasi Joko. Pakai dua diameter pipa berbeda, pipa ukuran 1 inci dan ¾ inci. Pipa yang berukuran besar, seolah penopang pipa kecil. Buat pemasangannya, frame tambahan ini ditopang 2 dudukan alias braket buat tiap sisinya.

Menemani ubahan bodi dan pemakaian shroud yang bikin Scorpio ini terlihat gambot, kaki-kaki ikut disentuh. Seperti pelek depan-belakang yang dipasangi dari limbah Honda CBR 600. Begitu juga lengan ayun. Hanya sayang, sok depan yang belum diganti! (motorplus-online.com) 

 DATA MODIFIKASI
Ban depan : Battlax 120/70-17
Ban belakang : Battlax 150/70-18
Cakram depan : AGV
Handle : KTC
Footstep : NUI



sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Jupiter MX 135LC 2013 2014

Modifikasi street fighter dari motor sport sih wajar. Tapi, kalau dasarnya dari motor bebek yang rangkanya jenis underbone terhitung jarang. Begitulah yang dilakukan Ahmad Muhaimin, modifikator Sinjay Modified dari Bangkalan, Madura. Amin merombak Yamaha Jupiter MX 135LC milik Ainul Faqih.

Tapi, MX yang diubah jadi sport ada keuntungannya. Mesin Jupiter MX sudah tegak lurus, bukan mesin bebek yang umumnya horisontal. Kalau pun Jupiter MX diubah jadi sport, pastinya sepintas memang asli motor laki. Kan, mesin MX dan V-ixion punya basic yang sama.

Langkah pertama yang dijadikan sebagai posisi penentu bentuk motor sport adalah di rangka belakang atau sub frame. Rangka bebek yang memang untuk Jupiter MX dianggap kelewat pendek seandainya dibikin street fighter.

“Bagian belakang ditambah sekitar 50 cm dari rangka di bawah jok. Pipanya saya pakai yang ukurannya sama dengan rangka aslinya,” bilang Amin, sapaan akrab Muhaimin.

Tidak hanya menambah rangka untuk bagian belakang. Karena tipikal street fighter yang sedikit nungging, Amin mesti bikin penyesuaian lagi. “Untuk rangkanya dipanasi dengan dilas di bagian tengah. Terus dinaikkan menyesuaikan bodi street fighter,” tambah bapak 2 anak ini.
Karakternya sudah mulai kelihatan setelah Amin bikin ubahan di bagian rangka. Sayangnya, ada dasar yang harus disesuaikan lagi. Karena sudah jadi motor sport, Muhaimin sengaja menambahkan tangki. Tangki tambahan ada di bagian tengah.

“Saya sengaja memakai tangki milik Yamaha V-ixion. Kemudian diberi kondom dari fiber. Untuk model kondom saya sesuaikan dengan contoh Yamaha FZ1,” bilang modifikator murah senyum ini.

Eit masih ada kelanjutannya nih. Modifikasi yang tadi masih belum sempurna. Lantaran di bagian tengah masih ada rongga kosong di antara tangki dan mesin.

Ruang kosong pastinya bikin motor jadi enggak kelihatan padat. Desain street fighter sejati yang padat jadi hilang. Enggak boleh ada ruang kosong kalau dilihat secara kasat mata.

“Untuk mengisi ruang kosong di bagian tengah, saya buatkan deltabox gadungan dari fiber. Dengan begitu, ruang kosong pun jadi terisi,” bangga Amin. Mantap!
Swing Arm Jadi Gagah
Swing arm kurang gagah jika masih mengandalkan dimensi lengan ayun asli bawaan Jupiter MX 135LC. Muhaimin sengaja memodifikasi swing arm bawaan pabrik supaya lebih gagah. Amin sengaja melebarkan dan memanjangkan lengan ayun aslinya.

Cara yang dilakukan untuk menyesuaikan karakter street fighter yang menggunakan roda tapak lebar. Seandainya pakai lengan ayun standar modifikasi street fighter kurang lengkap.

“Saya tambah 3 cm di bagian tengah dan 3 cm lagi untuk memanjangkan swing arm. Tujuannya ban yang dipakai ukuran besar jadi mau tidak mau musti merombak swing arm,” beber Amin yang juga membuka warung bebek Sinjay di Madura ini.  (motorplus-online.com)


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Scorpio 2013 2014


Aprilia RSV4 salah satu moge sport Itali yang punya desain unik. Faktor inilah yang membuat Rudy Suhendra kepincut ingin memilikinya. Tapi, bukan besutan built up yang didatangkan langsung dari Negeri Pizza tersebut. Melainkan doi modifikasi total Yamaha Scorpio dibuat semirip mungkin dengan RSV4 yang aslinya 1.000 cc itu.

Bagi Wardoyo dari rumah modifikasi G2C, bukan pekerjaan mudah buat mewujudkan keinginan Rudy. “Pemilik motor menginginkan detailnya dibuat semirip mungkin dengan RSV4 versi balap. Utamanya lekukan fairing dan bodi belakang yang khas,” ujar Wardoyo.

 Bila mengandalkan gambar yang didapat dari referensi searching di google, pastinya bakal sulit untuk mengolah bahan pelat yang jadi andalan bengkel G2C untuk menggarap bodi motor. Solusinya Wardoyo harus ngemal dari bodi motor Aprilia RS4V aslinya.

“Kebetulan ada rekanan bengkel modifikasi yang punya cetakan fiber dari bodi aslinya. Nah, saya mengandalkan hasil cetakan fibernya untuk ngemal seluruh bagian bodinya untuk dibuat ulang dengan pelat,” jelas modifikator asal Sragen, Jawa Tengah itu.

Namun bila mengikuti dimensinya dengan yang asli, pastinya bakal kedodoran saat dipasang ke rangka Scorpio. Makanya saat ngemal ulang dan bikin bodi baru dari pelat galvanis, Wardoyo berusaha mengikuti dimensi Yamaha Scorpio. Agar bisa proposional alias ideal dipandang.

Untuk rangka yang aslinya model tubular, harus diganti jadi deltabox layaknya motorsport sejati. Makanya rangka tengah dibuatkan kondom deltabox dari pelat dengan sistem knock down. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Swallow 110/90-17
Ban belakang : Swallow 160/60-17
Pelek : Variasi lokal
Footstep depan : Suzuki GSX-R400
Knalpot : Custom G2C
Setang : Aprilia RS125
G2C : 021-4642-7753
 

sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Byson 2013 2014


Modifikasi yang diterapkan Deni di Yamaha Byson jebolan 2010 ini mengacu konsep Ducati Monster. Tapi, tentu tak murni jiplak street fighter asal negara Italy yang gagal jadi Juara Eropa 2012 itu, lho. Deni coba berimajinasi buat kembangkan konsep.

Paling diperhatikan pula, soal biaya modifikasi. Deni yang juga pemilik gerai variasi Deni Motor (DM) di Jl. K. H. Abdul Halim No. 182, Pasar Balong, Majalengka, Jawa Barat ini, ogah merogoh dalam-dalam kantong celananya. Gatal ya?

"Maksudnya, kalau semua identik dengan Ducati Monster, pasti biayanya akan sangat tinggi. Saya ingin dengan budget minim, tapi bisa dapat hasil maksimal. Jadi, orang pun bisa ikutan modif juga,” sebut pria ramah ini.

Selain itu, tujuan dibangun motor ini juga sebagai pacuan display di tokonya. Jadi, untuk konsumen yang kepincut ingin ubah motornya seperti ini atau modifikasi lainnya, tidak perlu kuatir. So, modal mini tapi hasi maxi alias maksimal!

Basis dari Byson sendiri, memang sudah mendukung buat dijadikan Monster. Jadi, tidak memerlukan lagi banyak ubahan. Hanya saja menurut Deni, bentuk tangki Byson masih dianggap kurang mewakili kesan bongsor. Makanya perlu dilakukan renovasi ulang terhadap bagian penampung bahan bakar ini.

Meskipun ubahan di sektor tangki masih sama alias sebatas kondom penutup saja, tapi tampilannya ini kali terbilang cukup besar. “Bahannya terbuat dari pelat besi dan bukan fiberglass yang rentan pecah. Meski pakai pelat, tapi ini masih ringan. Jadi, enggak terlalu pengaruhi bobot total,” urai Deni yang mendesain sendiri bentuk tangki itu.

Bicara soal kaki-kaki, Deni juga ingin terapkan paket hemat. “Satu hal yang mesti diingat, disini tidak mesti pakai seperangkat kaki dari limbah moge. Lebih pada bermain kreatifitas buat memanfaatkan bahan yang ada,” ucap Deni yang bergelar Sarjana Hukum ini.

Biasanya, kebanyakan modifikator menerapkan peredam kejut model upside down. Tapi, Deni justru menggunakan pelat besi yang dibuat semirip mungkin dengan model sok Suzuki GSX400 sebagai acuan bentuknya. Ditemani pelek serta ban berukuran rada gambot, tampilan Byson semakin terlihat kekar layaknya tubuh Deni yang juga besar.

Sebagai penguat tampilan, diterapkan pipa teralis yang dibuat model tubular serupa rangka Ducati Monster. “Hasil akhirnya, bisa lihat sendiri. Modal minim bisa menghasilkan motor yang diidambakan. Yang pasti, anti limbah moge deh,” tutur Deni. Sip! (motorplus-online.com) 

DATA MODIFIKASI
Pelek : Moto-R
Ban depan : Battlax 120/70-17
Ban belakang : Battlax 150/70-17
Cakram belakang : Honda Tiger
DM : 08522-4062-553
 
sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

Modifikasi Yamaha Mio Fino 2013 2014


Oky Rahmat Putra memang hobi modifikasi motor. Ini motor modifikasi ke-12 yang dimilikinya. Lalu, motor yang lainnya mana? “Saya udah jual semuanya. Tinggal sisa yang satu ini,” buka Oky sapaan akrabnya. Rupanya doi gila motor dan gila modifikasi.

Makanya, Yamaha Mio Fino lansiran 2012 ini sekarang jadi target pelampiasan. Untuk selera, Oky selalu terapkan aliran fashion pada setiap motor hariannya. Termasuk pada Yamaha Fino ini. Oky ternyata gandrung juga dengan modifikasi yang saat ini sedang booming. Apalagi kalau bukan aliran Thai look.

Dengan banyaknya pengalaman Oky bergonta-ganti motor, dan modifikasi yang diterapkan kebanyakan cukup simple dan praktis. “Saya pilih aliran ini karena cukup praktis prosesnya, tapi untuk motor harian cukup sedap dipandang mata,” terang Oky.

Yamaha Fino yang sudah berbodi retro bawaan pabrik ini, dibawa ke bengkel Wahyu Motor yang berada di Jl. Kodam Raya No.8, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Doi pun me-nyerahkannya pada Usman, sang mekanik.

Selera Oky yang memang suka unsur fashion pada setiap ubahan motornya ini dituruti. “Untuk tampilan motor harian cukup aplikasi variasi dengan warna ngejreng. Biar agak beda, bagian CVT juga pakai punya Yamaha Nouvo,” tambahnya lagi.

Mulai dari kaki-kaki. Yamaha Fino yang pemiliknya punya bisnis baju bola ini sok depannya pakai dari merek Trusty. Warnanya yang mencolok bikin tampilan lebih menarik. Kemudian sok belakang juga diganti buatan Gazi.

Tak lupa doi juga aplikasi variasi sok belakang yang sedang mewabah. Dudukan sok belakang Panom pun ikut dipasang. “Semua part variasi ini enggak ada masalah, tinggal pasang,” ungkap Usman yang mekanik Wahyu Motor itu.

Untuk penerangan Oky juga minta dipasangin lampu depan HID pada sang mekanik. “Biar lebih elegan saat keluar malam hari,” kelakar Oky. Trik untuk area lampu ini juga dianut juga pada stoplamp. Lampu belakang aplikasi LED.

Dan terakhir, agar lebih elegan jok dibungkus MBTech. Tapi, sayang untuk performa mesin doi hanya ganti knalpot racing. Kok nanggung!  (motorplus-online.com)


DATA MODIFIKASI
Ban depan : Comet 60/80-17
Ban belakang : Comet 70/80-17
Pelek  : TDR
Knalpot : Kawahara 


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com

Senin, 08 Oktober 2012

Modifikasi Yamaha Mio Sporty 2013 2014

Imey Meylanie Sutanto seorang ladies bikers yang enggak biasa, pasalnya punya selera modifikasi diambang batas normal. Biasanya cewek pede dengan motor matik standaran dan ogah ribet modifikasi extrime. Namun Nenk Mey sapaan akrab bikers asal Bandung ini, pilih modifikasi Mio Japs style with side car.

“Kurang pede kalau pakai motor standar. Termasuk modifikasi low rider dan chopper sudah biasa. Makanya saya pilih modifikasi Mio Japs style with side car biar beda,” seru member Rebel Bastard MC. Itu lho klub motor berbasic modifikasi custom asal Bandung, Jawa Barat.

Penampilan Japs style, didapat Nenk Mey lewat aplikasi setang model Z-bar dan aplikasi lampu utama berbentuk bulat. Enggak lupa, knalpot model botol untuk saluran pipa gas buang. Ketiga part tadi, hasil kreasi GlanetRadical. Serta sedikit sentuhan sisibar di bagian belakang bernuansa chooper.

Urusan side car, doi percaya bengkel Tick n Bone. “Bahan dasar bodi terbuat dari pelat besi setebal 1,5 mm. Serta untuk frame side car, menggunakan pipa seamless,” jelas Tedy Dwiyana, modifikator dri Jl. Mas Utara II, No. 21, Margahayu, Bandung itu.

Agar kokoh, frame bagian bawah menggunakan pipa seamless diameter 4 inci, yang dibentuk sesuai keinginan owner. Sedangkan pipa di bagian atas aplikasi ukuran 2 inci. Penyambungan pipa tadi, menggunakan las listrik.

“Sambungan pipa ke rangka Mio bisa diknock down, karena hanya di ikat empat baut, yang sebelumnya rangka ori dicustom agar baut bisa ditanam ke dalam rangka Mio. Untuk pegangan roda kiri menggunakan swing arm RX-King yang masih bulat,” kata kang Tedy.

Painting, Nenk Imey memboyong Mio dengan sebutan Rebel Angle ini ke Jeff Kustom Painting di Jl. Sudirman No. 602, Bandung. “Konsep garang tapi tetap imut berdasarkan permintaan Nenk Imey,” tandas Jefry, modifikator yang nengok dipanggil Om Jeff.

Penampilan imut dan sangar timbul lewat pemilihan cat ungu bertabur bunga, namun ada tulang kepala di beberapa bagian. Uniknya tengkorak di depan, sangat unyu-unyu, coba deh liat secara seksama, tengkoraknya pakai pita rambut lho. Cat pakai oplosan Danagloss, dengan pernis Sikkens.

Skill painting Om Jeff harus diacungi jempol. Sentuhan lidah api bukan hanya sekadar semburan pen brush, tapi juga menggunakan gold leaf semacam aluminium foil. Kesan fatamorgana panas sangat didapat. Salut deh.  (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Sok side car : Yamaha Mio
Jok : MBTech
Lampu side car : Sein Mio dan Variasi
Spion : Honda Scoopy
Handgrip : DBS


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com 

 


ModifikasiYamaha Soul GT 2013 2014


Beberapa motor Yamaha yang dibalut livery tim pabrikan MotoGP, Yamaha Factory Team menarik perhatian para pengunjung anjungan Yamaha di Pekan Raya Jakarta 2012. Baik motor skutik maupun motor bebek terlihat seragam layaknya tunggangan Jorge Lorenzo atau Ben Spies.

Kreasi Cargloss painting ini dituangkan dalam beberapa varian Yamaha. Diantaranya adalah Yamaha Soul GT, Mio J dan Jupiter MX. Kombinasi biru putih maupun merah putih tampak sesuai, tidak ketinggalan juga berikut atribut sponsor serta label limited edition.

Tidak sekadar baluran cat, beberapa aksesori Y-Max keluaran Yamaha seperti handle rem dan balancer setang ikut dipasang. Pada bagian kaki-kaki, lingkar ban tubeless  juga termasuk dalam ubahan. Makin ciamik dengan adanya angel eyes pada bagian penerangan.

Bukan hanya pajangan, motor-motor keren ini ternyata juga dijual. Namanya juga limited edition, tentu soal harga berbeda dengan kondisi standar. Untuk satu unit Yamaha Soul GT dilepas Rp 17,4 juta sedang untuk Yamaha Mio J Rp 16,5 juta. Minat? (motorplus-online.com)  
 
sumber : http://motorplus.otomotifnet.com
 

Modifikasi Yamaha V75 2013 2014

Yamaha V75 (1976): Moped Antik American Style Dunia modifikasi memang tidak akan pernah surut peminat. Semakin lama style dan konsep baru kerap bermunculan. Membuat pemilik kuda besi bebas memilih dan mengaplikasikan model sesuai keinginan masing-masing. Namun, penggemar modifikasi tidak hanya pemilik motor lansiran tahun muda. Motor-motor antik juga tidak jarang ikutan dirias sang empunya tunggangan. Hasilnya, motor tampil ciamik tidak kalah dengan motor anyar. Hal ini yang dilakukan Manggis Keplis Roworontek pemilik Yamaha V75 rilisan tahun 1976.
Motor yang kerap disebut Yamaha Robot ini didandani sedemikian rupa sehingga layak untuk terjun diajang kontes. Lelaki yang juga pemilik bengkel KUBE TRALALA ini memang lebih menyukai motor-motor lawas rilisan pabrik berlambang garpu tala.
“Intinya saya mau tampil beda dengan motor lawas yang saya punya. Selain itu, saya ingin membuktikan kepada semua modifikator bahwa motor antik Yamaha bisa didandani dan menjadi layak untuk ikutan kontes. Ini karya saya dan bangga untuk mengendarai motor dengan ciri khas masa lalu,” ujarnya ditemui di Salatiga beberapa waktu lalu.
Dengan usungan konsep American Style, Manggis optimis bahwa kedepan penggemar kuda besi akan ikutan melirik motor-motor antik Yamaha. Sementara untuk merombak motor sesuai ide awal, dirinya mengaku menyuntikan bajet 1 juta rupiah dengan lama pengerjaan selama dua minggu. Walau motor tua, Manggis mengaku pernah mengajak motornya wara-wiri sampai ke Solo, Yogyakarta dan Demak.
Dengan kondisi yang nyaris original, motor Yamaha V75 miliknya tidak kalah dengan motor lain untuk urusan speed. Manggis menambahkan akan tetap mempertahankan konsep sampai mendapatkan ide baru mempercantik tunggangan kesayangannya itu. 

sumber :www.motodream.net

Modifikasi Yamaha Jupiter-Z, 2013 2014


Lebih dari 90 persen mekanik menerapkan pengapian DC pada motor yang berlaga di Motoprix mupaun Indoprix. Tapi, Widia Kridalaksana, tunner tim Yamaha Yamalube KYT 3M FDR Ridlatama malah melawan arus.

Pria yang akrab disapa Gendut ini justru mengaplikasi pengapian AC pada Yamaha Jupiter Z pacuan Yoga Adi Pratama. Pengapian AC yaitu sistem pengapian arus bolak balik. Listrik pengapian didapat langsung dari sepul.

Nah, pengapain AC menurut Gendut ada sisi yang menguntungkan buat balap. Katanya api membesar mengikuti putaran mesin. Artinya, saat mesin bergasing di putaran atas, listrik yang akan dihasilkan pun makin besar. Ini untuk mengimbangi permintaan listrik yang makin besar.

Problemnya, mekanik harus ekstra kerja keras mengontrol sepul pengapian. Karena inilah nyawa dari motor. Apesnya, kerap dijumpai sepul mati kala motor sedang seru-serunya fight. Toh Gendut tak mau ikut arus. “Capek sedikit gak papa, asal hasil maksimal. Yang penting rajin mengontrol sepul. Buktinya, dipakai 10 kali balapan, baru ganti sekali,” ujar pria asli Jogjakarta ini.

Sepul pun bukan diambil dari part racing. Cukup memakai sepul Yamaha Vega dipadu CDI Rextor Extreme. Sistem pengapian AC menuntut fly wheel harus ringan. Flywheel dibubut hingga beratnya tersisa 400 gram. Standarnya hampir 1 kilogram. Langkah ini dilakukan agar motor cepat menggapai putaran tinggi.

Gak cuma fly wheel. Posisi magnet pun digeser ke dalam. Tak lagi di luar. Posisinya, mepet dengan kruk as. Makanya, pinggiran magnet pun dibubut. Setelah diukur, bebannya lebih ringan dibanding menggunakan magnet YZ 500.

Logikanya, pengapian AC membutuhkan porting kecil pada manifold. Juga campuran bahan bakar tidak terlalu kaya. Sehingga, cepat mendulang tenaga di rpm bawah. Lagi-lagi Gendut melawan arus.

Dia justru memakai porting besar. Diameter manifold dibikin 24 mm. Tak cuma itu, campuran bahan bakar pun tetap dibikin kaya. Bayangkan, karburator Mikuni 24 diisi kombinasi spuyer 160/35.

Artinya, pembalap dituntut jago gantung rpm. Karena kalau tidak, motor bisa ngok dan mesin mati. “Itulah kelebihan pembalapku. Dia pintar menjaga rpm,” tambah pria berkulit sawo matang ini.

Gak heran, Yoga pembalap senior dan papan tas. Dia adalah pembalap IP yang kini bertarung di MP. Gak kaget jika mampu menundukkan Jupiter Z korekan Gendut yang mesti gantung rpm.  (motorplus-online.com)

sumber : http://motorplus.otomotifnet.com

MODIFIKASI YAMAHA V-Ixion 2013 2014


Banyak cara modif bisa ditempuh buat menghasilkan motor idaman. Ada yang extreme potong rangka, ganti kaki-kaki extra besar dan juga minimalis lewat aliran bolt on. Untuk yang disebut terakhir, ya seperti dilakukan di Yamaha V-ixion ini. Modif lewat part yang tinggal pasang alias bolt on.

“Ubahan di V-ixion ini enggak bikin ribet, tinggal pilih part di display toko dan tinggal dibaut aja,” seru Asep Sulaiman dari toko variasi Utama Motor di Jl. Raden Saleh, No. 6, Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Walau tinggal pilih dan pasang, tapi baiknya tentukan dulu konsepnya. Jadi, hasilnya pun enggak bakal kecewa.

Konsep yang disasar oleh Kang Asep tentunya aliran street fighter. Untuk kuatkan aliran itu, lampu lancip standar dari V-ixion ditanggalkan. Diganti lampu custom yang modelnya mirip kepala salah satu tokoh Ninja Scorpion. Itu lho, yang ada di serial film Mortal Kombat. Basic headlamp dibuat dari lampu Honda New Supra X125 FI yang diberi kedok dari fiberglass.

“Tangki enggak usah pusing mesti dimodif apa. Toh banyak pilihan kondom tangki yang terbuat dari fiberglass buat dipasang di V-ixion,” bilang kang Asep yang asli orang Kuningan, Jawa Barat itu. Sayangnya pilihan kondom ini rasanya kurang cocok. Karena lekukannya kurang lancip dan tumpul.

Bagian buritan sudah aplikasi jok model berundak ala motorsport. Bisa single seater atau boncenger. Kalo diperhatikan sih, model lekukan yang disajikan mirip lekukan Ducati 1098S. Apalagi swing arm aplikasi model banana.

“Semua variasi ini tinggal baut dan pasang. Mereknya HK Sport yang merupakan produksi masal dari Utama Motor,” promosi kang Asep.

Owhhhh.... (motorplus-online.com) 
DATA MODIFIKASI
Swing arm: HK Sport
Pelek: RGV
Ban depan: Corsa 100/70-17
Ban Belakang: Corsa 130/70-17
Telepon: (021) 734-54741


sumber : http://motorplus.otomotifnet.com