Tampilkan postingan dengan label service hard disk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label service hard disk. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2012

SERVICE HARD DISK BAGIAN 2


Sebelum harddisk itu benar-benar menjadi rusak, biasanya diawali dengan terjadinya bad sector. Biasanya sebagai indikasi harddisk sudah mulai ada bad sector, kinerja windows semakin lambat, sering gagal (hang) masuk ke sistem windows, dan ada bunyi aneh yang tidak biasanya pada harddisk (krek.. krek.. krek.. biasanya cukup jelas terdengar). Jika ini telah terjadi, segeralah backup data Anda, dan segera cek apakah sudah terjadi bad sector yang parah sebelum harddisk benar-benar rusak dan kehilangan identitasnya (no detect).

Untuk memperbaikinya, mudah-mudahan masih bisa, bad sectornya belum parah benar, kita bisa menggunakan Freeware Victoria For Dos, atau Victoria For Windows. Saya sih lebih suka menggunakan Victoria For Dos, atau Victoria yang terdapat di dalam Hiren's BootCD. Nanti saya upload Victorianya. OK.. Trims

Sekarang sudah bisa didownload Victorianya
Download VCR352-3
Download VCR40Free
Download VCR43Win
Download VCR446Free
Download Disk Manager For All
Download HDD Repair 2.0
(Mirip PC3000, bisa buat nge flash hdd Maxtor, WD, Fujitsu, Samsung)
Download HP USB Disk Storage Format Tool 2.0 (Buat Flashdisk Yang Nakal)
Download Partition Recovery

Oh ya, sedikit tambahan, mungkin ada yang belum tahu menggunakan Victoria. Yang akan saya jelaskan Victoria For Dos...



Photobucket


  • Pasang harddisk yang akan diperbaiki bad sectornya pada secondary master port IDE
  • Siapkan Victoria, boleh dari harddisk master, floppy, cdrom, atau apa aja
  • Hidupkan CPU
  • Setelah sistem siap / ready, jalankan Victoria
  • Setelah masuk ke program Victoria, tekan tombol P, pilih Secondary Master
  • Tekan F2, untuk mendeteksi harddisk yang akan diperbaiki tsb
  • Kadang-kadang harddisk belum ready, tekan F3 (Reset), lalu tekan F2
  • Tekan F4, untuk menampilkan menu perintah scanning harddisk

HDD scan menu:
Start LBA: 0
End LBA: 60058656 (saya ingin memperbaiki harddisk 30 GB)
<- Sequential Reading ->
<- Ignore Bad Blocks ->
<- Change end of test ->

Pada posisi menu seperti di atas, Anda bisa langsung tekan F4, untuk scanning tanpa memperbaiki.

Untuk memperbaiki bad sector,
Langkah 1:
<- Ignore Bad Blocks -> ubah dengan menekan spasi menjadi <- BB: Advanced REMAP ->
Lalu tekan F4, untuk scanning sekaligus memperbaiki atau meremap bad sector

Jika ada sector yang gagal / sulit diperbaiki atau diremap
Langkah 2:
<- Sequential Reading -> ubah dengan menekan spasi menjadi <- Write (erasing) ->
Lalu tekan F4, perintah Write (erasing) ini juga akan menghapus data-data di harddisk

Jika masih sulit juga, coba langkah 3 ini:
<- Sequential Reading ->
<- BB: Erase 256 sect ->
Lalu tekan F4

Start LBA dan End LBA dapat diubah-ubah nilainya dengan disesuaikan posisi LBA yang bad. Jika bad sector belum parah-parah benar, biasanya langkah 1 dan 2 sudah cukup. Yang harus diperhatikan, backuplah data-data terlebih dahulu, sebelum Anda menjalankan Victoria. Dikhawatirkan lupa, dijalankan Write (erasing) yang berakibat data hilang.

Setelah proses scanning selesai, bad sector berhasil diperbaiki, tekan tombol S (Stopping drive)
Tekan X, keluar (Exit)
Shutdown/Restart CPU



sumber :  http://mutiaracomp.blogspot.com
Selamat Mencoba Semoga Berhasil

Baca : Service Hard Disk Bagian 3

Minggu, 03 Juni 2012

SERVICE HARD DISK BAGIAN 1

1. Mengatasi MBR Rusak
Di dalam harddisk, ada sebuah file yang disebut MBR (Master Boot Record). File ini berada di byte pertama dan sektor pertama harddisk; pokoknya benar-benar pertama. Maklum, MBR inilah yang menjadi penanda keberadaan harddisk. Jika dianalogikan, MBR ini seperti peta yang menuntun BIOS menemukan harddisk.
Namun berbagai hal bisa menyebabkan MBR tersebut rusak, seperti terkena virus atau terformat tidak sengaja. Jika itu terjadi, sistem operasi pun kehilangan penunjuk jalan yang ditandai dengan munculnya pesan Operating System not found atau missing operating system di layar.
Solusi dari masalah ini adalah dengan mengembalikan file MBR tersebut. Cara paling umum dilakukan adalah melakukan proses recovery dari CD Windows. Caranya, booting ke CD Windows, lalu pilih Repair (dengan menekan tombol R) dan masuk ke Recovery Console. Setelah itu, ketikkan perintah fixmbr untuk mengembalikan file MBR tersebut.
Untuk Windows Vista, konsepnya sama meski prosedurnya sedikit berbeda. Pertama, booting ke DVD Windows Vista, lalu pilih Repair Your Computer. Ketika System Recovery Options muncul, pilih Command Prompt. Setelah muncul jendela Command Prompt, ketik bootrec.exe dan tekan Enter.
Jika CD Windows sudah hilang entah kemana, Anda bisa menggunakan aplikasi dari Rescue Kit 9.0 Express buatan Paragon. Ini adalah aplikasi gratisan yang memiliki fungsi beragam, termasuk mengembalikan MBR. Aplikasi ini bersifat bootable, artinya bisa di-burn ke CD dan menjadi sumber proses booting. Ketika sistem menunjukkan gejala kehilangan MBR, yang harus Anda lakukan adalah booting ke CD berisi Rescue Kit ini. Setelah itu, pilih menu Boot Corrector, ikuti prosedur yang telah ditentukan, dan kasus kehilangan MBR seharusnya telah teratasi.Aplikasi Rescue Disk 9.0 Express dapat di-donwload secara gratis di sini (57,5MB)

2. Windows Rusak Parah
Kasus seputar harddisk yang sering terjadi adalah Windows di dalam harddisk tersebut rusak parah sehingga kita tidak bisa masuk ke dalamnya. Pada kasus seperti ini, satu-satunya solusi adalah melakukan instalasi ulang Windows. Masalahnya, sering kali di dalam harddisk atau partisi berisi Windows tersebut masih terdapat berbagai file penting yang harus diselamatkan. Lalu, bagaimana mengambilnya?
Gunakan aplikasi yang bootable dan bisa menjelajah (browse) file di harddisk yang bermasalah tersebut. Lagi-lagi, Anda bisa menggunakan Rescue Disk 9.0 Express yang kami bahas di bagian pertama artikel bersambung ini. Penggunaannya sangat mudah, Anda cukup mengikuti wisaya (wizard) dari menu File Transfer Wizard. Sayangnya, versi gratisan ini tidak bisa memindahkan file-file tersebut ke CD/DVD. Jadi, Anda harus menyalin file-file tersebut ke flashdisk atau harddisk eksternal.
Namun Rescue Disk Express cuma bisa bekerja dari CD. Jika Anda lebih memilih proses dari flashdisk, gunakan sistem operasi Linux portabel yang bisa booting melalui flashdisk (live-USB). Hampir semua distro Linux memiliki versi portabel, namun perlu dicatat kalau proses mounting (pengenalan isi harddisk) sering kali harus dilakukan secara manual. Karena itu kami menyarankan penggunaan distro Puppy Linux karena distro ini melakukan proses mounting secara otomatis. Ukuran Puppy Linux juga cuma 100MB, sehingga muat di flashdisk ukuran kecil sekalipun.
Aplikasi Rescue Disk 9.0 Express dapat di-donwload secara gratis di sini (57,5MB) untuk sementara pakai yang versi DEMO , sementara Puppy Linux bisa Anda dapatkan di sini (100MB).
selamat mencoba semoga berhasil

Baca : Service Harddisk Bagian 2