Tampilkan postingan dengan label tarekat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tarekat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Desember 2012

Tarekat

Tarekat (Bahasa Arab: طرق, transliterasi: Tariqah) berarti "jalan" atau "metode", dan mengacu pada aliran kegamaan tasawuf atau sufisme dalam Islam. Ia secara konseptual terkait dengan ḥaqīqah atau "kebenaran sejati", yaitu cita-cita ideal yang ingin dicapai oleh para pelaku aliran tersebut. Seorang penuntut ilmu agama akan memulai pendekatannya dengan mempelajari hukum Islam, yaitu praktik eksoteris atau duniawi Islam, dan kemudian berlanjut pada jalan pendekatan mistis keagamaan yang berbentuk ṭarīqah. Melalui praktik spiritual dan bimbingan seorang pemimpin tarekat, calon penghayat tarekat akan berupaya untuk mencapai ḥaqīqah (hakikat, atau kebenaran hakiki).

Kata tarekat berasal dari bahasa Arab thoriqoh, jamaknya thoraiq, yang berarti:
  • Jalan atau petunjuk jalan atau cara
  • Metode, system (al-uslub)
  • Mazhab, aliran, haluan (al-mazhab)
  • Keadaan (al-halah)
  • Tiang tempat berteduh, tongkat, payung (‘amud al-mizalah)
Menurut Al-Jurjani ‘Ali bin Muhammad bin ‘Ali (740-816 M), tarekat ialah metode khusus yang dipakai oleh salik (para penempuh jalan) menuju Allah Ta’ala melalui tahapan-tahapan/maqamat.

Dengan demikian tarekat memiliki dua pengertian, pertama ia berarti metode pemberian bimbingan spiritual kepada individu dalam mengarahkan kehidupannya menuju kedekatan diri dengan Tuhan. Kedua, tarekat sebagai persaudaraan kaum sufi (sufi brotherhood) yang ditandai dengan adannya lembaga formal seperti zawiyah, ribath, atau khanaqah.

Bila ditinjau dari sisi lain tarekat itu mempunyai tiga sistem, yaitu: sistem kerahasiaan, sistem kekerabatan (persaudaraan) dan sistem hirarki seperti khalifah tawajjuh atau khalifah suluk, syekh atau mursyid, wali atau qutub. Kedudukan guru tarekat diperkokoh dengan ajaran wasilah dan silsilah. Keyakinan berwasilah dengan guru dipererat dengan kepercayaan karamah, barakah atau syafa’ah atau limpahan pertolongan dari guru.

Pengertian diatas menunjukkan Tarekat sebagai cabang atau aliran dalam paham tasawuf. Pengertian itu dapat ditemukan pada al-Thoriqoh al-Mu'tabarah al-Ahadiyyah, Tarekat Qadiriyah, THORIQOH NAQSYABANDIYAH, Tarekat Rifa'iah, Tarekat Samaniyah dll. Untuk di Indonesia ada juga yang menggunakan kata tarekat sebagai sebutan atau nama paham mistik yang dianutnya, dan tidak ada hubungannya secara langsung dengan paham tasawuf yang semula atau dengan tarekat besar dan kenamaan. Misalnya Tarekat Sulaiman Gayam (Bogor), Tarekat Khalawatiah Yusuf (Suawesi Selatan) boleh dikatakan hanya meminjam sebutannya saja. Bahkan di Manado ada juga Biara Nasrani yang menggunakan istilah Tarekat, seperti Tarekat SMS Joseph.

Kaum sufi berpendapat bahwa terdapat empat tingkatan spiritual umum dalam Islam, yaitu syari'at, tariqah, haqiqah, dan tingkatan keempat ma'rifat yang merupakan tingkatan yang 'tak terlihat'. Tingkatan keempat dianggap merupakan inti dari wilayah hakikat, sebagai esensi dari seluruh tingkatan kedalaman spiritual beragama tersebut.

sumber : http://id.wikipedia.org

Minggu, 26 Februari 2012

SEPUTAR ILMU AGAMA ISLAM


      1.     25 Nabi Dan Rasul
      2.     Abu Bakar Shidiq
      3.     Adab
      4.     Al Hadist
      5.     Ali Bin Abi Thalib
      6.     Al-Quran
      7.     Bacaan Sholat
      8.     Busana Muslim
      9.     Doa Qunut
      10.     Ekonomi Islam
      11.     Fatimah Azzahra
      12.     Fikih
      13.     Hakekat
      14.     Hukum Waris
      15.     Ibadah Haji
      16.     Ibadah Puasa
      17.     Ibadah Shalat
      18.     Idul Adha
      19.     Idul Fitri
      20.     Ijtihad
      21.     Ilmu Mantiq
      22.     Ilmuwan Islam
      23.     Imam Al-Ghazali
      24.     Infak
      25.     Isra Miraj
      26.     Jihad
      27.     Khusnul Khatimah
      28.     Kifarat
      29.     Kumpulan Doa
      30.     Lailatul Qadar
      31.     Madzab
      32.     Mahabah
      33.     Makrifat
      34.     Muhamadiyah
      35.     MLM ( Multi Level Marketing )
      36.     Mukjizat
      37.     Munakahat
      38.     Nahdhatul Ulama
      39.     Perang Salib
      40.     Perawi Hadist
      41.     Peradaban Islam
      42.     Poligami
      43.     Politik Islam
      44.     Puasa Sunnah
      45.     Qiyamul Lail
      46.     Riba
      47.     Rukun Iman
      48.     Rukun Islam
      49.     Sejarah Islam
      50.     Sekolah Islam
      51.     Shadaqoh
      52.     Shalat Fardhu
      53.     Shalat Jenazah
      54.     Shalat Jumat
      55.     Shalat Khauf
      56.     Shalat Masbuq
      57.     Shalat Qashar
      58.     Shalat Sunnah
      59.     Shalat Sunnat Rawatib
      60.     Shalawat Nabi
      61.     Sholat Jama
      62.     Siti Aisyah
      63.     Sufi
      64.     Sujud Syukur
      65.     Sujud Tilawah
      66.     Sultan Saladin
      67.     Sumber Hukum Islam
      68.     Suni
      69.     Sunni
      70.     Syariah
      71.     Syiah
      72.     Tafsir
      73.     Takbiratul Ihram
      74.     Tarekat
      75.     Taubat
      76.     Tauhid
      77.     Ukhuwah Islamiyah
      78.     Ummar Bin Khatab
      79.     Ustman Bin Afan
      80.     Wakaf
      81.     Walisongo
      82.     Wudhu
      83.     Zakat
      84.     Zikir